Freikorps-Pasukan Paramiliter yang Dibentuk di Jerman Pasca Perang Dunia 1


Freikorps (Free Corps dalam bahasa inggris)
Freikorps (Free Corps dalam bahasa inggris)
Perjanjian Versailes membatasi Negara Jerman hanya boleh mempunyai personel militer sebanyak 100 ribu, suatu jumlah yang sangat kecil untuk ukuran Negara Jerman saat itu. Untuk mengamankan perbatasan negaranya (terutama yang berbatasan dengan Polandia) dari penyusupan orang-orang komunis dari luar dan memadamkan pemberontakan orang-orang komunis di dalam negeri, pemerintah Jerman memerlukan tambahan pasukan lagi. Oleh karena itu Pemerintah Jeman membentuk suatu pasukan bayaran/swasta dengan merekrut mantan pasukan dari Perang Dunia 1 dan dari unsur-unsur pemuda Jerman.

Muncul pertama kali tahun 1918, Freikorps dipimpin oleh mantan perwira dan mantan personil militer Jerman lainnya, jumlah mereka berkembang pesat di seluruh Jerman pada musim semi dan musim panas 1919. Anggotanya sebagian besar berjiwa nasionalis dan konservatif radikal, pembenci paham komunis dan dipekerjakan secara tidak resmi tapi efektif untuk memadamkan pemberontakan kaum sayap kiri di seluruh negara Jerman. Freikorps berperan penting dalam menegakan Republik Weimar, terutama di tahun-tahun awal terbentuknya republik itu.

Laskar Freikorps,pasukan dengan seragam campur-baur
Laskar Freikorps,pasukan dengan seragam campur-baur

Semua anggota korps ini punya pandangan yang sama bahwa Jerman belum kalah pada Perang Dunia I, karena tak satupun dari musuh Jerman yang berhasil menjejakkan kakinya di tanah air Jerman. Jerman kalah perang karena ada pengkianat di dalam negeri sendiri dan menurut mereka adalah orang-orang Yahudi dan Komunis.

Freikorps dibubarkan pada tahun 1920 karena ada tekanan dari pihak sekutu karena dianggap melanggar Perjanjian Versailes. Karena visi dari Partai Nazi mempunyai banyak kesamaan dengan visi mereka, banyak mantan anggota Freikorps yang bergabung dengan partai ini, mereka terutama menjadi anggota SA.
Mereka yang begabung dengan partai NAZI antara lain :
-Ernst Roehm, Pemimpin SA.
-Heinrich Himmler, Pemimpin SS
-Karl Wolff, Jenderal SS,
-Rudolf Hoess, kommandan kamp Auschwitz-Birkenau,
-Reinhard Heydrich, Wakil Himmler
-Hans Frank, Gubernur-Jenderal Polandia pada masa pendudukan Nazi
-Martin Bormann, sekretaris Hitler /pengganti Rudolf Hess
-Wilhelm Canaris, kepal Abwehr/ Dinas Rahasia Jerman
-Wilhelm Keitel, Field Marshal menteri Peperangan Jerman.

Ditulis kembali oleh
Perang Dunia 2

Henki Triswanto

Hanya tertarik pada Perang Dunia 2, apa yang telah saya pelajari,saya share-kan kembali, agar saya mendapat lebih banyak lagi....

0 Komentar untuk "Freikorps-Pasukan Paramiliter yang Dibentuk di Jerman Pasca Perang Dunia 1"

Back To Top