Kamp Konsentrasi Yang Pertama (Dachau) Dibuka


Dachau
Kamp Konsentrasi Yang Pertama (Dachau) 

Dachau adalah kamp konsentrasi yang pertama dari kamp-kamp konsentrasi yang dibangun Nazi Jerman dan terletak sekitar 10 km dari Munich. Kamp yang memiliki kapasitas untuk menahan 5.000 tahanan, dibuka pada 20 Maret 1933. Di Juni 1933 Theodor Eicke diangkat sebagai komandan kamp dan langsung mereorganisasi struktur kamp, membuat aturan baru yang kejam (peraturan2 tersebut kemudian hari akan diterapkan ke kamp-kamp konsentrasi lain yang akan dibangun Jerman di seluruh Reich). Tujuan semula dengan dibentuknya kamp konsentrasi adalah membuat suatu tempat penahanan yang luas semacam "kamp politik" dengan tujuan "merehabilitasi" orang-orang yang menentang rezim Nazi Hitler. Pada tahun-tahun awal berdirinya Dachau dimaksudkan untuk menahan orang2 komunis, orang2 Sosial Demokrat, Serikat Dagang, Saksi-Saksi Yehuwa, Gipsi, homoseksual, dan siapa saja yang dicurigai meremehkan dan menentang rezim Nazi.

Lokasi Dachau
Lokasi Dachau

Arbeit Macht Frei

Saat pertama memasuki Dachau , seorang tahanan akan melewati gerbang besi dengan tulisan/slogan diatasnya yang secara pribadi dipilih oleh Theodor Eicke , bapak dari sistem kamp konsentrasi SS : " Arbeit Macht Frei " (Bekerja membuat anda bebas). Gagasan Eicke adalah melalui kombinasi disiplin berat, kondisi hidup yang berat dan kerja paksa, dia bisa merubah siapapun yang disebut 'Musuh Negara', untuk direhabilitasi dan kemudian dikembalikan kedalam masyarakat kembali untuk melanjutkan kehidupannya yang berguna dalam Negara Jerman. Di dalam kamp ,dicat dalam huruf besar di sepanjang atap bangunan tertulis motto : "Ada satu cara untuk mencapai kebebasan.Tonggak kebebasan tersebut adalah: ketaatan, semangat, kejujuran, ketertiban, kebersihan, kesederhanaan, kebenaran, rela berkorban dan cinta Tanah Air. "

Gerbang masuk Dachau
Gerbang masuk Dachau


Gerbang masuk Dachau
Pintu masuk Dachau

Arbeit Macht Frei
slogan yang sangat terkenal itu: Arbeit Macht Frei diatas pintu masuk kamp

Tahanan baru di Dachau tidak pernah diberitahu berapa lama mereka akan dipenjara, ini adalah suatu faktor yang akan melemahkan semangat mereka dan membuat mereka akan lebih mudah untuk dibentuk kembali. Banyak yang telah dikirim ke sana oleh Gestapo atas tuduhan yang tidak jelas atau berdasarkan pengaduan orang yang tidak menyukai mereka atau yang ingin menyelesaikan masalah dendam lama. Beberapa orang bahkan ditangkap karena mereka dicurigai mempunyai kemungkinan akan melakukan kejahatan di masa depan .

para tahanan politik tiba di kamp Dacahau 1933

Setelah ditangkap , tahanan yang kebingungan itu diberitahu : " Berdasarkan Pasal Satu Keputusan Presiden Reich untuk Perlindungan Rakyat dan Negara 28 Februari 1933 , anda akan dimasukan kedalam Penahanan Perlindungan untuk kepentingan keamanan dan ketertiban umum .Dengan alasan penahanan: dicurigai melakukan kegiatan2 yang bertentangan dengan Negara " .

Alasan dibentuknya kamp konsentrasi

Dekrit Hitler 28 Februari 1933 telah digunakan oleh 50.000 pasukan SA yang berbaju coklat dan Pasukan SS yang beseragam hitam untuk melantik mereka sebagai satuan yang diperbantukan kepada polisi dan untuk membenarkan mereka melakukan penangkapan massal atas lawan politik Nazi selama Hitler berkuasa. Ada banyak orang yang ditahan pada musim semi tahun 1933, sehingga penjara konvensional Jerman dengan cepat menjadi penuh sesak. Akibatnya , kamp penjara 'liar ' bermunculan seperti jamur .

Pasukan Sa menangkapi orang2 komunis
Pasukan Sa menangkapi orang2 komunis

Kamp-kamp ' liar' ini tidak lebih dari suatu tempat yang dikelilingi pagar kawat berduri di mana tahanan diperlakukan dengan latihan gaya militer dan hukuman fisik secara asal2an . Para pasukan SA segera menemukan bahwa anggota keluarga yang putus asa akan mengumpulkan uang dari manapun juga untuk menebus orang yang mereka cintai agar bisa keluar dari tempat itu. Jadi orang2 SA itu memulai praktek untuk mencari keuntungkan sampingan dari penangkapan2 mereka lakukan.

Pada mulanya kamp-kamp konsentrasi yang masih primitif ini secara independen dioperasikan oleh SA dan SS , bersama dengan berbagai instansi Nazi dan Gauleiters lokal (Pimpinan Nazi Setempat). Yurisdiksi dan teritorial yang saling tumpang tindih kadang-kadang diselesaikan diantara orang2 Nazi yang sedang bertengkar dengan ini dengan perkelahian.

Dachau 1936
Reichsführer-SS Heinrich Himmler mengunjungi kamp konsentrasi Dachau 1936

Pada bulan Maret 1933, pemimpin SS, Heinrich Himmler menjadi kepala polisi Munich dan memutuskan untuk mendirikan sebuah kamp konsentrasi SS disebuah pabrik amunisi yang tidak terpakai lagi di kota Dachau, 12 km sebelah barat laut dari Munich . Komandan pertama , Hilmar Wäckerle , menjalankan kamp tersebut dengan begitu buruk sehingga merusak reputasi SS. Himmler memecatnya pada bulan Juni dan memilih penggantinya seorang SS yang fanatik , Theodor Eicke .

Theodor Eicke
Theodor Eicke
Theodor Eicke yang berusia 40 tahun seorang veteran Perang Dunia I yang telah meraih medali Iron Cross 2nd Class. Setelah  Perang Dunia I ia terlibat dalam pekerjaan kepolisian tetapi telah kehilangan berbagai macam pekerjaannya karena oposisinya yang kuat terhadap republik Weimar. Ia bergabung dengan Partai Nazi pada bulan Desember tahun 1928 dibawah kesatuan SS. Himmler menunjuknya sebagai kolonel SS pada bulan November 1931. Empat bulan kemudian , ia melarikan diri ke Italia atas perintah Himmler setelah dijatuhi hukuman penjara karena berpartisipasi dalam berbagai macam aksi pengeboman terhadap lawan2 politik partai Nazi. Himmler membawanya kembali ke Jerman pada bulan Februari 1933, kemudian segera menyerahkan tugas untuk menjalankan Dachau kepadanya.

Dan ternyata Himmler memilih orang yang tepat. Peraturan2 segera ditetapkan oleh Eicke termasuk hukuman gantung kepada setiap tahanan yang : " terlibat dalam urusan politik dengan menyelenggarakan pertemuan2 yang bersifat menghasut, membentuk persekongkolan, menyebarkan propaganda anti rezim, mengumpulkan informasi tentang kamp konsentrasi, menerima informasi tersebut ataupun menyimpannya, berbicara tentang kamp tersebut kepada orang lain, menyelundupkan informasi tentang kamp tersebut kepada peninjau dari negara lain, dll "

Sebuah peraturan lebih lanjut menyatakan bahwa tahanan akan ditembak atau digantung karena menolak untuk mematuhi perintah apapun dari seorang prajurit SS. Mereka yang ditembak mati akan dicatat sebagai "ditembak ketika mencoba melarikan diri". Satu-satunya pemberitahuan yang diterima oleh keluarga korban adalah sebuah guci yang penuh dengan abu jenazah yang diletakkan di depan pintu rumah mereka. Abu jenazah itu biasanya bahkan bukan dari orang yang mati tersebut, tetapi diambil dari abu jenazah siapapun yang tersisa di ruang krematorium .

Hukuman rutin di Dachau termasuk: memaksa tahanan berdiri dengan diam selama berjam-jam, pemukulan di bagian belakang dan belakang tubuh dengan tongkat , dua puluh lima kali cambukan, dan memasukan tahan kedalam sel isolasi yang kecil yang terlalu sempit untuk bisa duduk.

Untuk menampung semua tahanan di kamp itu, Eicke membangun 34 pondok kayu yang  panjang ( kemudian disebut blok ) dengan masing-masing pondok dapat menampung 270 narapidana , sehingga kamp tersebut dapat menampung 9.000 tahanan. Setiap pondok dibagi menjadi lima kamar , masing-masing berisi dua baris ranjang bersusun tiga yang dapat dipakai oleh 54 orang .

Kamp Dachau 1934
Para tahanan kamp didalam pondok mereka

54 orang dari setiap kamar merupakan satu peleton tahanan dengan satu tahanan yang ditunjuk sebagai pemimpin peleton . Lima kamar/peleton dalam satu pondok membentuk sebuah kompi tahanan , dengan seorang ' sersan ' tahanan yang ditunjuk oleh SS yang tugasnya bertanggung jawab untuk semua disiplin yang ada di dalam setiap pondok .

Setiap pagi dimulai dengan perintah yang sangat ditakuti , " Appelle ! " ( absen ) . apapun kondisi cuacanya , para tahanan diminta untuk berbaris di luar saat fajar dan berdiri tegak dalam formasi untuk dihitung .Setelah perintah , " Hats Off ! " semua 9.000 orang tahanan diperintahan untuk melepaskan semua topinya masing2 secara bersamaan. Para tahanan kadang-kadang berlatih hal ini dan menjalankan latihan lainnya selama berjam-jam dan kadang2 terdapat korban yang berjatuhan dan mati akibat dari lamanya acara penghitungan tahanan tersebut. Ketika penghitungan tahanan itu selesai para tahanan berbaris untuk memulai mereka kerja harian mereka selama 12 jam dalam bengkel kamp atau di sekitar area kamp .
Dalam pelatihan calon prajurit SS nya, Eicke menuntut mereka untuk mengesampingkan setiap gagasan sentimental atau simpati bagi para tahanan. Pelatihan rutin calon prajurit SS tersebut termasuk tiga minggu latihan militer yang melelahkan, dan satu minggu bertugas di kamp sebagai penjaga di mana mereka diharapkan untuk ikut menyaksikan dan berpartisipasi dalam melakukan kekejaman terhadap tahanan.

Eicke mendesak semua prajurit SS untuk memperlakukan semua tahanan sebagai musuh negara yang berbahaya. Dia berulang kali mengajar mereka : " Di balik pagar kawat berduri, musuh sedang mengintai dan ia mengamati semua yang sedang engkau lakukan, Dia akan mencoba untuk membantu dirinya sendiri dengan menggunakan semua kelemahanmu. Jangan biarkan dirimu menjadi terbuka dengan cara apapun. Tunjukan kepada musuh2 negara ini, kekuatanmu. Siapa pun ini yang menunjukkan tanda2 bahkan terkecil sekalipun akan belas kasihan untuk ' musuh2 negara ini ', dia harus dibuang dari keanggotaan kita. Saya hanya dapat menggunakan orang-orang keras yang bertekad untuk melakukan apa saja. Kami tidak dapat menggunakan orang yang lembek . "

Rudolf Hoss , yang dikemudian hari akan menjadi komandan Auschwitz dilatih oleh Eicke di Dachau. Hoss berkomentar bahwa Eicke tak memiliki perasaan kemanusiaan sedikitpun kepada para tahanan dan para penjaga kamp selalu mengembangkan perasaan benci dan antipati terhadap tahanan yang tak terbayangkan bagi mereka yang ada di luar kamp . "

Kamp Dachau 1934
tahanan kamp dengan seragam mereka

Para tahanan yang digunduli dan berpakaian biru bergaris bukan dianggap sebagai seorang pribadi atau individu, mereka dinamai berdasarkan nomor tahanan yang mereka pakai. Mereka disebut sebagai " babi " dan " kotoran " dan nama2 yang menjjijikan lainnya . Orang2 Yahudi biasanya disebut sebagai " kotoran Yahudi " atau " sampah Yahudi”. Pada waktu pertama kali seorang Yahudi memasuki Dachau dan didaftar , dia akan diberi pertanyaan: " Nama pelacur yang telah melahirkanmu ? " - dan mereka harus memberikan nama ibu mereka sebagai jawabannya atau mereka akan dipukul .

Eicke juga berlaku cukup ketat dan keras kepada para penjaga SS nya, memarahi dan menghukum mereka bahkan untuk pelanggaran yang terkecil. Namun seiring dengan disiplinnya yang keras, ia membuat kebiasaan bersahabat dengan semua anak buahnya bahkan sampai ke prajurit dengan pangkat yang paling rendah dan mereka sangat menyukainya dan memberikan julukan kepadanya , " Papa Eicke . "

Kamp Dachau 1934
para staff pimpinan Kamp Dachau 1934

Atas keberhasilannya dalam mengelola Dachau, Himmler menunjuk Eicke menjadi Inspektur Kamp Konsentrasi yang pertama pada bulan Juli 1934. Sebagian besar kamp2 liar yang telah berdiri sebelumnya ditutup dan digantikan oleh kamp2 SS baru yang dibangun menurut contoh/model kamp Dachau dan dikelola oleh orang2 yang telah dilatih oleh Eicke termasuk ; Buchenwald, Sachsenhausen, dan Ravensbrück kamp untuk wanita .

Desas-desus yang tidak pernah berakhir tentang kengerian kamp2 konsentrasi yang baru dibangun tersebut menanamkan teror di antara rakyat Jerman sehingga menciutkan nyali mereka untuk menjadi oposisi ataupun mengkritik rezim Hitler .

kamp konsentrasi
Tanda penggolongan tahanan dalam kamp konsentrasi


Sumber= The History Place

Ditulis kembali oleh
Perang Dunia 2

Henki Triswanto

Hanya tertarik pada Perang Dunia 2, apa yang telah saya pelajari,saya share-kan kembali, agar saya mendapat lebih banyak lagi....

1 Komentar untuk "Kamp Konsentrasi Yang Pertama (Dachau) Dibuka "

Back To Top