Kekuatan NAZI Pada Masa Awal Reich Ketiga


Ketika Hitler diangkat Kanselir pada tanggal 30 January 1933 oleh Presiden von Hindenburg, ia menjadi kepala pemerintahan koalisi nasional, yang didominasi oleh kelompok konservatif. Terlepas dari Hitler hanya ada dua orang Nazi yang ada di Kabinet. Frick menjadi Menteri Dalam Negeri dan Hermann Goring menjadi Menteri pertama tanpa Portfolio dan pada tanggal 28 April menjadi Menteri Penerbangan Komersil. Goring juga mengambil alih Kementerian Dalam Negeri Prusia, dan pada l0 April menjadi Perdana Menteri Prussia, negara bagian terbesar di Reich. Keanggotaan Nazi di Kabinet bertambah satu orang ketika Joseph Goebbels, pada 13 Maret, menjadi kepala di Departemen Pencerahan dan Propaganda yang baru didirikan. Dimata para pengamat hal ini hampir merupakan keseimbangan kekuasaan di Pemerintahan Jerman.
Sedangkan diseberang Hitler ada Hugenberg, Menteri Perekonomian dan Pertanian seorang yang kuat, ketua Partai Nasional Rakyat Jerman (DNVP) dan calon presiden yang gagal pada pemilihan presiden tahun 1932, von Papen, mantan Kanselir Jerman yang sekarang menjadi Wakil Kanselir Adolf Hitler dan Komisaris Negara untuk Prussia – dengan 'Kabinet baronnya': von Neurath, Menteri Luar Negeri, Pangeran Schwerin von Krosigk, Menteri Keuangan, Giirtner, Menteri Kehakiman, dan Freiherr von Eltz-Riibenach, Menteri Pos dan Komunikasi. Bersama dengan von Blomberg, Menteri Angkatan Darat, dan Seldte, pemimpin Stahlhelm/Pasukan Topi Baja  yang menjadi Menteri Tenaga Kerja. Para anggota dari 'penjaga tua' ini diharapkan untuk menjaga Nazi agar tetap dibawah kontrol mereka dan memastikan kebijakan konservatif tetap dijalankan. Ide Papen tentang penjinakan Hitler tampaknya telah berhasil.
"Kami telah mengikat dia (Hitler)/(wir haberz ihn engagiert uns)” kata Von Papen penuh percaya diri "Dalam dua bulan kita akan menyudutkannya, dan membongkar isi kepalanya-nya. "
Akan tetapi Von Papen dan kroni-kroninya telah salah besar dalam menilai Hitler, ibarat gunung es mereka hanya melihat puncaknya saja ,tidak melihat dasar dari gunung es tersebut,karena di balik Hitler ada orang-orang yang hebat dari Partai Nazi yang akan segera membalikan keadaan.


Para petinggi NAZI
Adolf Hitler, Hermann Goering ,Joseph Goebbels dan Rudolf Hess

Orang-orang Nazi ini berperan besar dalam membesarkan Partai Nazi dan mengantar Adolf Hitler menjadi Diktator Jerman. Mereka adalah:

1. Hermann Goring
Bergabung dengan Partai Nazi pada tahun 1923, waktu itu dia berumur 29 tahun. Mantan jagoan pesawat tempur (ace),mendapat anugerah Pour le Mérite Jerman dan menjadi komandan Skuadron Richthofen,yang legendaris Red Baron Flying Circus, pada akhir Perang Dunia I. Hitler sangat senang dengan bergabungnya Goering dalam partai Nazi,mulai saat itu dalam partai Nazi ada pahlawan perang sejati yang dapat mengajak veteran perang lainnya untuk terjun dalam percaturan politik.Banyak koneksinya yang berasal dari kalangan atas : industrialis,pebisnis,bankir,golongan bangsawan.Sehingga mulai saat itu Partai Nazi di terima oleh kalangan papan atas.
Hermann Goring
Hermann Goring
Hermann Goring menjadi pemimpin orang-orang Nazi di Reichstag.Dan menjadi ketua Reichstag ketika partai Nazi mendominasinya. Ketika Hitler diangkat menjadi Kanselir Jerman, Hermann Goring diangkat menjadi Menteri tanpa Portfolio dan juga mengambil alih Kementerian Dalam Negeri Prusia, negara bagian terbesar di Reich. yang memberinya kendali langsung atas polisi di wilayah yang terbesar di negara Jerman.Pada masa awal pemerintahan Hitler, Hermann Goring menghimbau pihak kepolisian agar tidak menghalag-halangi anggota SA ketika mereka sedang beraksi.



2.Ernst Roehm
Ernst Röhm
Ernst Röhm
Ernst Röhm/Roehm adalah komandan SA (Brownshirts) 1925-1928 dan 1931-1934. Dilihat dari perkembangan SA,terbukti hanya Ernst Röhm-lah yang mampu dan mempunyai karisma untuk memimpin organisasi ini sehingga berkembang pesat. Ketika Hitler diangkat menjadi Kanselir Jerman pada Januari 1930, dibawah Roehm ada 2,5 juta anggota SA yang siap untuk menggerakkan suatu revolusi. Jumlah anggota SA yang besar ini menjadi ancaman bagi pihak diluar Nazi,tentara Jerman (yang hanya punya personil 100 ribu), dan bahkan Hitler sendiri mulai terancam akan keberadaan SA yang dia ragukan kesetiaannya.

3.Joseph Goebbels

Tidak pernah melepas tugasnya sebagai seorang ahli propaganda dari Partai Nazi.
Joseph Goebbels
Joseph Goebbels
Ketika bergabung dengan partai tersebut pada tahun 1924, dia mendapat tugas untuk menyebarkan propaganda partai. Dia percaya bahwa kekuatan partai bisa dibangun melalui mass media. Hitler menunjuknya sebagai Gauleiter (pemimpin cabang partai) Berlin pada bulan November 1926.Dari tahun 1927 sampai 1935, Goebbels menjadi editor surat kabar Der Angriff (The Attack), yang sukses secara financial.Ketika Hitler berkuasa pada tahun 1933, Goebbels diangkat menjadi kepala propagandanya dan pada 13 Maret 1933 dia diangkat menjadi kepala di Departemen Pencerahan dan Propaganda yang baru didirikan.Sebagai orang yang berkuasa atas mass media ia memiliki kontrol penuh atas radio, surat kabar, majalah, buku, teater, dan film di Jerman. Suatu hal yang terlarang bagi rakyat Jerman untuk mendengarkan siaran asing radio dengan gelombang pendek. Monopoli media ini memungkinkan Goebbels untuk mencuci otak bangsa selama periode l2 tahun Nazi berkuasa . 
Keempat orang tokoh utama Nazi diatas tidak ada yang hidup setelah Perang Dunia 2 berakhir / Third Reich runtuh.
-Adolf Hitler (bunuh diri 1945)
-Hermann Goring (bunuh diri 1946)
-Joseph Goebbels (bunuh diri 1945)
-Ernst Roehm (dibunuh oleh Hitler 1934)
Artikel Terkait

Ditulis kembali oleh
Perang Dunia 2

Henki Triswanto

Hanya tertarik pada Perang Dunia 2, apa yang telah saya pelajari,saya share-kan kembali, agar saya mendapat lebih banyak lagi....

Tag : Nazi, Third Reich
0 Komentar untuk "Kekuatan NAZI Pada Masa Awal Reich Ketiga"

Back To Top