Tugu Peringatan Korps Marinir Amerika Serikat (Monumen Iwo Jima)

Tugu Peringatan bagi Korps Marinir Amerika
Monumen Iwo Jima
Terinspirasi langsung oleh foto Joe Rosenthal yang terkenal. Tugu Peringatan bagi Korps Marinir Amerika didirikan pada tahun 1954 di Pemakaman Nasional Arlington, Washington. DC.
Pemahatnya, Felix de Weldon,memilih gambaran Iwo Jima sebagai simbol Korps Marinir yang cukup dikenal oleh publik Amerika meskipun tentu saja tugu peringatan tersebut mewakili penghormatan bangsa atas anggota Korps Marinir yang gugur sejak pembentukannya pada tahun 1775.
Dibuat selama tiga tahun, sosok-sosok di patung itu tingginya 32 kaki (9."5m) dan berdiri di atas dasar batu granit Swedia,dikelilingi blok batu granit hitam yang dipoles, bertuliskan nama dan tanggal pertempuran besar Korps Marinir sejak Korps itu dibentuk.Ketiga orang yang selamat tersebut berpose untuk de Weldon yang membuat model wajah rnereka dengan tanah liat. Foto para pengibar bendera yang telah gugur digunakan untuk membuat kemiripannya. Pembuatan sosok—sosok pengibar bendera menghabiskan hampir tiga tahun untuk penyelesaiannya dan dibuat di Bengkel Seni Bedi-Rassy di Brooklyn, New York.

Juga diukir di bagian dasarnya, kata-kata penghormatan terkenal Laksamana Chester Nimitz bagi para Marinir di Iwo Jima:

"Among Marinir who fight in Iwo Jima-Uncommon Valor was a Common Virtue.”
(Diantara Marinir yang bertempur di Iwo Jima, Keberanian yang Luar Biasa Adalah Hal yang Biasa)

Tugu Peringatan itu diresmikan pada 10 November 1954 oleh Presiden Dwight D. Eisenhower, didampingi oleh Wakil Presiden Richard Nixon dan Komandan Korps Marinir Jenderal Lemuel C. Shepherd, Jr. Juga hadir dalam upacara tersebut tiga pengibar bendera yang masih hidup dalam foto Rosenthal: John H. Bradley, Ira Hayes, dan Rene A. Gagnon. Yang mengejutkan, nama Rosenthal tidak disebutkan pada monumen tersebut dan baru bertahun-tahun kemudian diakui bahwa patung itu dibuat berdasarkan fotonya dan sebuah plakat ditambahkan di dasarnya.

para Pengibar Bendera di Puncak Suribachi
Para pengibar bendera di puncak suribachi dan para jandanya di peresmian monumen


Monumen tersebut dibiayai oleh Korps Marinir Amerika, Korps Prajurit Cadangan, sahabat Korps Marinir dan anggotaAL dengan biaya US$ 850.000 tanpa menggunakan uang rakyat sama sekali.

Sekarang monumen itu menjadi daya tarik Wisata utama yang  paling menonjol di ibukota Amerika Serikat .Satu perdebatan terjadi baru-baru ini ketika Angkatan Udara Amerika mencoba untuk memperoleh daerah dekat tugu peringatan tersebut untuk monumen mereka sendiri. Diputuskan bahwa struktur besar lain yang terletak didekat dengan monurnen itu bakal terlihat mengganggu dan mengurangi keindahan Tugu Peringatan Korps Marinir. Setelah melalui perdebatan seru antar angkatan dan politikus.Angkatan Udara terpaksa mencari Iokasi di tempat lain selain di Arlington.


Artikel Terkait

Ditulis kembali oleh
Perang Dunia 2

Henki Triswanto

Hanya tertarik pada Perang Dunia 2, apa yang telah saya pelajari,saya share-kan kembali, agar saya mendapat lebih banyak lagi....

Tag : Artikel
Back To Top