Gottfried Feder-Ekonom Partai Nazi yang Tersingkir


Gottfried Feder
Gottfried Feder
Gottfried Feder merupakan salah satu anggota asli dari Partai Pekerja Jerman yang dikemudian hari lebih dikenal dengan nama Partai Nazi. Feder termasuk golongan orang-orang dari partai Nazi yang kerap disebut sebagai 'Old Guard (Alte Kampfer / Pejuang Lama) dan menjabat sebagai salah satu penasehat ekonomi Adolf Hitler pada masa-masa awal karier politiknya. Feder banyak memberikan pengaruh pada partai Nazi terutama pada masa-masa awal berdirinya partai tersebut tetapi pengaruhnya berkurang banyak setelah Adolf Hitler diangkat menjadi Kanselir Jerman pada tanggal 30 Januari 1933.

Feder lahir di Würzburg pada tanggal 27 Januari 1883. Ia dididik sebagai seorang insinyur dan mendirikan perusahaan sendiri. Feder bekerja di Bulgaria tetapi menetap di Munich sedangkan perusahaannya bergerak dalam bidang pembangunan hanggar pesawat. Dalam kurun waktu tersebut ia mengembangkan minatnya dalam bidang ekonomi dan politik.

Pada akhir Perang Dunia I negara Jerman mengalami kehancuran dalam bidang ekonomi. Feder percaya hal ini terjadi akibat ulah orang-orang di pasar keuangan yang berbasis di Berlin yang telah menetapkan suku bunga yang terlalu tinggi dan telah membuat perekonomian Jerman minim dengan uang. "Para manipulator keuangan tingkat tinggi" inilah penyebab kesengsaraan negara Jerman dan yang selalu dikuatirkan Feder yang yakin bahwa "perbudakan suku bunga" harus segera ditangani jika Jerman ingin bangkit dari kehancuran ekonomi. Feder percaya bahwa kapitalisme sebagai sebuah teori ekonomi dapat diterima tetapi orang-orang yang terlibat didalamnya yang harus disalahkan.Akhirnya Feder membentuk sebuah organisasi yang disebut ' Alians Jerman untuk menghapus perbudakan suku bunga'. Dia awalnya mencoba untuk menarik ketua Komunis Jerman di Bavaria, Kurt Eisner, agar bergabung pada organisasinya tetapi tidak berhasil.

Feder kemudian berkenalan dengan Partai Pekerja Jerman dan pada bulan Mei 1919 ia berpidato di depan para anggota partai dan salah satu dari mereka yang sedang menjadi pendengarnya adalah Adolf Hitler. Beberapa tahun kemudian didalam bukunya 'Mein Kampf' Adolf Hitler menulis bahwa ia langsung menerima semua keyakinan Feder dalam bidang ekonomi.

"Untuk pertama kali dalam hidupku, aku melihat arti sesungguhnya dari kapitalisme internasional. Setelah saya mendengar ceramah pertama Feder tersebut, sebuah pikiran melintas di kepala saya bahwa saya telah menemukan intisari teori bagi pendirian sebuah partai baru. Perkembangan Jerman sudah cukup jelas untuk menunjukkan kepada saya bahwa pertempuran paling sulit dari masa depan bukan perjuangan untuk melawan negara-negara musuh, tetapi melawan kapitalisme internasional. Dalam ceramah Feder tersebut, aku merasakan suatu ramalan yang kuat akan perjuangan dimasa mendatang ".

Feder percaya bahwa perjudian pasar saham dan pekonomian negara dipisahkan sehingga jika yang satu mendapat kesulitan yang lainnya tidak akan menderita bersama dengan rakyat negaranya. Feder melihat transaksi pasar saham sebagai bagian dari kapitalisme internasional, yang diyakini Hitler dikendalikan oleh kelompok Yahudi internasional. Oleh karena itu apa yang Feder percayai dan dia ceramahkan mendapat dukungan dari Hitler ibarat diberi tongkat kuasa untuk memukul orang-orang Yahudi yang dianggap telah mengontrol perekonomian dunia. Penjelasan Feder tentang kapitalisme dunia memungkinkan Hitler menyalahkan semua masalah ekonomi disebabkan oleh orang Yahudi. Sebagai akibatnya, setelah Hitler menjadi pemimpin Partai Pekerja Jerman ', Feder diangkat menjadi penasihat ekonominya.

Tema perbudakan oleh suku bunga (Zinsknechtschaft) termasuk dalam 25 program partai yang menjadi dasar kepercayaan Partai Nazi. Feder menceburkan dirinya dalam pergerakan Partai Nazi dan bahkan menulis hal-hal bombastis yang kelak akan selalu dikaitkan dengan Partai Nazi:
"Berjuang untuk hidup kita dalam pengabdian kepada ide yang luar biasa ini, berjuang untuk suatu Jerman Baru. Tak akan ada pertempuran yang layak, jika kita tidak memiliki simbol, sebuah panji dalam perjuangan! lautan panji-panji dalam barisan kami. Selalu tampak baru, bersinar dan cemerlang, sang swastika, simbol kebangkitan kita kembali, menghampiri kita. Panji kita yang perkasa, elang kita, angkatlah panji ini: kita adalah pasukan swastika, ankat panjimu tinggi-tinggi, kita akan membawa pekerja Jerman ke jaman kebebasan baru ".

Feder diberi tanggungjawab dalam kepustakaan Partai Nazi. Ia menjadi editor 'The Flame', 'The Fighter' dan 'The Hesse Hammer'. Dia menganggap dirinya sebagai tokoh utama intelektual dalam partai.

Setelah kudeta Beer Hall yang gagal dan Hitler ditahan, Partai Nazi jatuh ke dalam kekacauan. Pada saat Hitler dibebaskan dari penjara , partai telah terpecah menjadi menjadi dua fraksi. Yang pertama berpusat pada Strasser bersaudara yaitu Otto dan Gregor yang ingin agar partai merangkul kaum kota dan berideologi sosialisme. Yang lain berpusat pada Feder yang ingin agar partai  merangkul orang desa dan berideologi populisme. Hitler mendukung sudut pandang Feder dan ' Blood and Soil / Darah dan Tanah' menjadi bagian dari ideologi Partai Nazi. Hitler tidak akan melupakan atau memaafkan penentangan Strasser bersaudara. Gregor Strasser dieksekusi pada peristiwa 'Malam Pisau Panjang' sementara Otto Strasser kabur meninggalkan Jerman untuk penyelamatkan diri.

Pada tahun 1924 Feder terpilih menjadi anggota Reichstag / parlemen Jerman. Hanya sedikit orang di luar partai yang mau mendengarkan gagasan-gagasan ekonominya – pada saat itu Partai Nazi masih terlalu kecil untuk memberikan dampak apapun. Namun, tahun 1930 ada 107 wakil Nazi di Reichstag dan partai tersebut mulai memiliki lebih banyak pengaruh dalam bidang politik. Pada 14 Oktober 1930, Feder berusaha untuk memperkenalkan RUU yang akan mematok/mengunci suku bunga pada tingkat 4% dan mengusir semua orang Yahudi dari Bursa Efek Jerman dan sistem perbankan Jerman. Feder juga ingin membagi-bagi perkebunan besar di Jerman Timur dan menjadikannya ribuan peternakan kecil .

Pada awal tahun 1930-an Hitler memutuskan bahwa ia harus membawa para industrialis kaya dan para tuan tanah Jerman ke pihak partai Partai Nazi - atau setidaknya sejumlah besar dari mereka. Ide Feder untuk memecah membagi-bagi perkebunan besar membuat Hitler mulai menjauhkan diri dari pria yang telah menjadi penasihat ekonominya yang pertama tersebut. Dr Hjalmar Schacht menjadi lebih dan lebih lagi berpengaruh pada pemikiran Führer dan meyakinkan Hitler bahwa rencana Feder itu akan membuat bangkrut negara Jerman. Hitler membutuhkan dukungan - dan uang - dari para industrialis kaya seperti Gustav Krupp dan Fritz Thyssen yang akan lebih sulit dibujuk jika mereka mendengar pernyataan Feder tentang kebijakan ekonomi partai Nazi. Hitler mencabut dukungannya pada kebijaksanaan ekonomi Feder dan mengatakan bahwa ide Feder tersebut sudah ketinggalan jaman.

Pada 30 Januari 1933, Hitler diangkat menjadi Kanselir Jerman dan dia berhak untuk menyusun kabinetnya sendiri. Feder diberi jabatan sebagai Wakil menteri di Kementerian Ekonomi Reich - posisi yang relatif tidak penting didalam pandangannya. Feder mengakhiri karir politiknya ketika ia ngotot mempertahnkan idenya tentang 'rurbanisation' ( kota-kota besar dengan ribuan peternakan kecil yang akan menyuplai ke kota-kota terdekat mereka). Organisasi Pertanian mencemooh ide tersebut dan Feder mengundurkan diri dari Kementerian Ekonomi dan mengambil posisi sebagai dosen pemberi kuliah di Berlin. Dia diizinkan untuk menjalani hidupnya tanpa diusik oleh Partai Nazi.Gottfried Feder meninggal pada 24 September 1941.

Ditulis kembali oleh
Perang Dunia 2

Henki Triswanto

Hanya tertarik pada Perang Dunia 2, apa yang telah saya pelajari,saya share-kan kembali, agar saya mendapat lebih banyak lagi....

Tag : Nazi
Back To Top