The Beer Hall Putsch (1923)-Kudeta Hitler yang Gagal

Negara anggota Sekutu (terutama Perancis) sebagai pemenang dalam Perang Dunia I, menuntut pembayaran ganti rugi kepada negara Jerman (sebagai pihak yang memulai perang) atas kerusakan yang dialami negara sekutu akibat perang tersebut . Tuntutan ganti rugi ini (33 miliar dolar) tersebut memiliki efek langsung yang mempercepat laju inflansi di Jerman.

Mata uang Jerman (mark) nilainya merosot drastis. Pada mulanya 4 mark setara nilanya dengan 1 dolar AS. Setelah pampasan perang diumumkan nilai mark Jerman merosot menjadi 75 mark terhadap 1 dolar dan pada tahun 1922 merosot ke 400 mark terhadap 1 dolar AS. Pemerintah Jerman meminta penundaan pembayaran tetapi Perancis menolak. Pemerintah Jerman menantang mereka dengan menghentikan pembayaran kepada mereka. Menanggapi hal ini , pada bulan Januari 1923, Tentara Perancis menduduki Ruhr daerah industri di Jerman untuk memungut uang secara langsung dari para pengusaha Jerman .

Pemerintah Jerman membalasnya dengan menyerukan kepada para buruh di Ruhr untuk melakukan pemogokan massal. Pemerintah Jerman membayar buruh yang melakukan pemogokan di Ruhr dengan cara mencetak uang lebih banyak lagi. Hal tersebut malah semakin memperparah perekonomian Jerman.

Mark Jerman jatuh ke 18.000 terhadap 1 dolar AS. Pada bulan Juli 1923, nilainya tenggelam ke 160.000. Pada bulan Agustus, 1.000.000. Dan pada bulan November 1923, butuh 4,000,000,000 Mark untuk membeli 1 dolar AS.

Rakyat Jerman kehilangan tabungan hidup mereka. Gaji buruh dibayar dengan uang yang sudah kehilangan nilainya. Untuk membeli barang-barang kebutuhan pokok, butuh uang miliaran. Kerusuhan akibat kelaparan mulai terjadi di Jerman.

The Beer Hall Putsch
The Beer Hall Putsch (1923)

Partai Nazi dan kelompok serupa lainnya merasa bahwa saat itu adalah waktu yang tepat untuk bertindak untuk melancarkan Revolusi sayap kanan. Pada waktu itu Wilayah Bavaria (yang menjadi basis partai Nazi) menjadi ladang yang subur bagi kelompok-kelompok penentang pemerintahan pusat di Berlin .

November 1923, Partai Nazi yang mempunyai 55.000 pengikut, adalah partai yang terbesar dan paling terorganisir di Munich. Sebagian besar anggota partai ini mendorong agar Partai Nazi mengambil suatu tindakan, Hitler tahu ia harus bertindak atau ia akan kehilangan jabatannya sebagai pimpinan partai.

Hitler dan Nazi menyiapkan suatu rencana untuk menculik para pemimpin pemerintah Bavaria dan memaksa atau membujuk mereka di bawah todongan senjata untuk menerima Hitler sebagai pemimpin mereka. Kemudian, sesuai dengan rencana mereka, dengan bantuan Jenderal Erich Ludendorff  Veteran Perang Dunia I yang tersohor, mereka akan dapat menarik dukungan dari tentara Jerman , memproklamirkan revolusi nasional untuk menurunkan pemerintahan Jerman di Berlin .

Mereka akan melaksanakan rencana ini ketika mereka tahu akan ada pertemuan besar para pengusaha di bir hall Munich dan banyak tamu kehormatan yang akan datang adalah para pemimpin Bavarian yang ingin mereka culik .

Pada tanggal 8 November 1923, pasukan SA di bawah pimpinan Hermann Göring mengepung tempat itu. Pada pukul 8:30, Hitler dan pasukan pengawalnya menyerbu ke dalam gedung pertemuan tersebut dan dengan singkat menyebabkan kepanikan. Hitler berjalan ke podium dengan sebuah sebuah pistol ditangannya dan naik ke podium. Kemudian Hitler menembakkan pistolnya ke langit-langit .
" Diam ! " ia berteriak pada kerumunan tersebut." Revolusi Nasional telah dimulai! " Teriak Hitler.
 " ... Tidak ada yang boleh meninggalkan aula , kalau ada yang nekad akan kami tembak. Pemerintahan Bavaria dan Pemerintahan Pusat telah dihapus dan pemerintahan nasional sementara sedang dibentuk. Barak-barak tentara Jerman dan polisi sudah kami kuasai. Tentara dan polisi sedang berbaris memasuki kota dibawah panji bendera swastika ! "

Semua hal tersebut cuma omong kosong, tetapi mereka yang berada di aula tersebut tidak ada yang mengetahui hal yang sebaliknya .

Hitler kemudian memerintahkan tiga pejabat tertinggi pemerintah Bavaria ke ruang belakang. Komisaris Negara Kahr, bersama dengan kepala polisi negara bagian, Kolonel Hans von Seisser, dan komandan Angkatan Darat Jerman di Bavaria, Jenderal Otto von Lossow, melakukan apa yang mereka perintahkan dan pergi ke ruangan belakang tempat dimana Hitler memberitahu mereka agar bergabung dalam gerakan tersebut.
Tapi ketiga tawanan tersebut hanya memelototinya dan menolak untuk berbicara dengannya. Hitler menanggapinya dengan menodongkan pistolnya kepada mereka bertiga , " Aku punya empat peluru di pistol saya! Kalau kalian menolak permintaananku, aku akan menembak kalian bertiga dan peluru terakhir untuk diriku sendiri ! "

Negosiasi di ruang belakang mengalami jalan buntu bagi Hitler.Tiba-tiba secara spontan akibat dorongan emosinya, Hitler berlari keluar dari ruangan belakang tersebut dan kembali ke podium dan berteriak ...
" ... Pemerintahan kriminal November dan Presiden Reich dengan ini saya nyatakan telah dihapus. Sebuah pemerintahan nasional baru akan dibentuk hari ini di Munich. Tentara Nasional Jerman yang baru akan segera dibentuk .... Tugas sementara Pemerintah Nasional Jerman adalah untuk merebut Berlin, dan menyelamatkan rakyat Jerman ! Besok akan terbentuk Pemerintah Nasional Jerman yang baru atau kita akan mati! "

Hal ini menyebabkan semua orang di aula bir percaya bahwa orang-orang di ruang belakang telah menyerah pada Hitler dan bergabung dengan partai Nazi. Semua orang bersorak-sorai untuk Hitler.

The Beer Hall Putsch
Gen. Erich Ludendorff
Jenderal Ludendorff tiba di aula. Hitler tahu tiga orang para pemimpin pemerintahan Bavaria di ruang belakang akan mendengarkan jendral tua yang sangat tersohor tersebut. Ludendorff berbicara kepada orang-orang di ruang belakang dan menyarankan mereka bergabung dengan revolusi Nazi tersebut. Dengan nggan mereka setuju, kemudian pergi ke podium dan menghadapi massa, menunjukkan dukungan mereka untuk Hitler dan berjanji setia pada rezim baru tersebut. Dengan penuh emosi Hitler berbicara kepada orang banyak disitu .
" Saya akan memenuhi sumpah yang telah saya buat untuk diriku sendiri lima tahun yang lalu ketika saya masih sebagai seorang yang lumpuh dan buta di rumah sakit militer - untuk tidak beristirahat sampai para kriminal November (orang-orang di pemerintahan Jerman yang menadatangani perjanjian Versalles) digulingkan, sampai di atas reruntuhan Jerman hari ini akan muncul sekali lagi Negara Jerman yang berkuasa, besar , bebas dan mulia . "

Kerumunan di aula bir bersorak setuju dan mereka menyanyikan " Deutschland über Alles (Bangsa Jerman Diatas Segalanya). Hitler dipenuhi euforia. Hal ini menjadi malam kemenangan untuknya. Besok ia mungkin sudah menjadi diktator Jerman .

Tapi kemudian datang kabar bahwa upaya untuk mengambil alih beberapa barak militer telah gagal dan tentara Jerman di dalam barak itu bertempur melawan pasukan pengawal Hitler. Hitler memutuskan untuk meninggalkan aula dan pergi ke tempat kejadian untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Meninggalkan aula adalah sebuah kesalahan fatal. Dalam ketidakhadirannya gerakan kudeta partai Nazi tersebut dengan cepat mulai tercerai berai. Ketiga pemimpin pemerintah Bavaria, Kahr, Lossow, dan Seisser, menyelinap keluar dari aula setelah memberikan janji palsu kepada Ludendorff bahwa mereka akan tetap setia kepada Hitler .

Sementara itu, Hitler tidak beruntung dalam usahanya membujuk prajurit Jerman yang bertahan di barak untuk menyerah dan ia kembali ke ruang aula .
Ketika ia tiba kembali di aula, dia terkejut karena menemukan gerakan revolusinya kacau balau. Tidak ada rencana untuk kesokan harinya berbaris merebut Berlin. Kota Munich sendiri bahkan tidak bisa dikuasai. Tidak ada sesuatu yang luar biasa terjadi.

Kenyataannya hanya satu bangunan, yaitu markas besar tentara di Departemen Peperangan yang telah berhasil diduduki, oleh Ernst Röhm dan orang-orang SA nya. Di tempat lain, para tukang pukul dari partai Nazi berkeliaran di kota Munich mengumpulkan beberapa lawan politik dan melecehkan orang-orang Yahudi .

The Beer Hall Putsch
Himmler dan Hess pada peristiwa The Beer Hall Putsch

Pada pagi hari tanggal 9 November , Komisaris Negara Kahr mengingkari janjinya pada Hitler dan Ludendorff serta mengeluarkan pernyataan yang kuat untuk melawan Hitler , " ... Deklarasi yang dipaksakan dari saya, Jenderal Lassow dan Kolonel von Seisser dibawah todongan senjata adalah batal demi hukum. Tak ada gunanya dan tak ada tujuannya jika revolusi tersebut berhasil hanya akan menceburkan Jerman dan Bavaria ke dalam jurang kesengsaraan ."

Kahr juga memerintahkan pembubaran partai Nazi dan kesatuan SAnya.

Jenderal Lossow juga meninggalkan Hitler dan memerintahkan bala tentara Jerman menuju Munich untuk memadamkan kudeta Nazi ini. Para Tentara bergegas menyerbu ke gedung Kementerian Perang yang diduduki Röhm dengan SA nya dan memngepung mereka.

Hitler sepanjang malam dilanda kepanikan dan mencoba untuk memutuskan apa yang harus dilakukan. Jenderal Ludendorff kemudian memberinya ide, orang-orang Nazi akan berbaris ke tengah kota Munich dan mengambil alih kota tersebut. Karena ketenarannya sebagai Jenderal pada Perang Dunia I, Ludendorff beralasan, tidak ada yang akan berani menembaknya. Dia bahkan meyakinkan Hitler bahwa polisi dan Angkatan Darat kemungkinan akan bergabung dengan mereka. Hitler menyetujui ide tersebut .

Pada pukul 11 siang, barisan tiga ribu anggota Partai Nazi, dipimpin oleh Hitler, Göring dan Ludendorff berbaris menuju pusat kota Munich. Yang membawa salah satu bendera adalah anggota partai muda yang bernama Heinrich Himmler .

Setelah mencapai pusat kota Munich, orang-orang Nazi menuju ke gedung Kementerian Perang tetapi mereka menghadapi blokade polisi di tengah route mereka. Saat mereka berdiri berhadapan dengan ratusan polisi yang bersenjata, Hitler berteriak kepada mereka untuk menyerah. Mereka tidak mau. Tiba-tiba terdengar tembakan. Kedua belah pihak segera terlibat baku tembak yang cuma berlangsung beberapa menit. Enam belas anggota Nazi dan 3 polisi tewas. Göring tertembak pada pangkal pahanya. Hitler menderita cedera bahu ketika terjatuh dalam baku tembak tersebut.

Pengawal Hitler, Ulrich Graf, melompat ke Hitler untuk melindunginya dan menerima beberapa peluru di tubuhnya, usahanya berhasil menyelamatkan nyawa Hitler. Hitler kemudian merangkak keluar mencari tempat yang aman dan berlari ke mobil yang sudah menunggunya, meninggalkan rekan-rekannya di belakang. Sisa-sisa orang Nazi lainnya tercerai-berai atau ditangkap polisi. Ludendorff, membuktikan keberanian dan keteguhannya, berjalan lurus menyongsong peluru ke arah polisi untuk kemudian ditangkap oleh para polisi tersebut .

Hitler akhirnya bersembunyi di rumah temannya, di mana dia punya pikiran untuk bunuh diri. Dia menghabiskan dua malam di loteng rumah tersebut. Pada malam ketiga, polisi tiba dan menangkapnya. Dia dibawa ke penjara di Landsberg, semangatnya terangkat sedikit setelah dia diberitahu bahwa dia akan mendapatkan pengadilan yang terbuka untuk umum. Dimana dalam sidang pengadilannya dia berencana untuk memberikan pidato politik dihadapan massa.

Dengan kegagalan beer hall putsch, dimata para pengamat politik waktu itu, karir politik Hitler dan Partai Nazi telah dipastikan tamat riwayatnya. Namun ternyata mereka keliru. Justru akibat kegagalan kudeta ini membawa pengaruh positif yang luar biasa bagi Hitler dan Partai Nazinya.
1. Hitler dan Partai Nazi yang semula hanya sebuah partai kecil di Munich ibukota Bavaria (negara bagian di Jerman )-menjadi terkenal di seluruh negara Jerman setelah kudeta yang gagal itu.
2. Hitler divonis 1 tahun penjara akibat kudeta yang gagal ini dan menjalani masa hukumannya di kastil Lansberg. Di dalam penjara dia menulis bukunya “Mein kamp” yang kelak akan menjadi buku yang laris di Jerman dan banyak rakyat Jerman yang setuju dengan gagasan-gagasannya yang dia ungkapkan dalam buku tersebut.

sumber=http://www.historyplace.com/worldwar2/riseofhitler/putsch.htm


The Beer Hall Putsch
Para Tokoh dibalik gerakan The Beer Hall Putsch

The Beer Hall Putsch
Pada tahun 1934 diadakan acara Peringatan The Beer Hall Putsch

The Beer Hall Putsch
Peringatan The Beer Hall Putsch pada tahun 1938

Ditulis kembali oleh
Perang Dunia 2

Henki Triswanto

Hanya tertarik pada Perang Dunia 2, apa yang telah saya pelajari,saya share-kan kembali, agar saya mendapat lebih banyak lagi....

0 Komentar untuk "The Beer Hall Putsch (1923)-Kudeta Hitler yang Gagal"

Back To Top